Senin, 16 Februari 2015

Filled Under:

Tujuan Tradisi Adat "Ojung" Gunung Tugel Tongas Kulon

tongas kulon Probolinggo

Hasanaminuddin.com - Gunung Tugel adalah sebuah kawasan dataran tinggi yang menyerupai gunung terbelah menjadi dua. Sebagian besar penduduk sekitar Gunung Tugel beretnis Madura, karena memang nenek moyang mereka berasal dari pulau Madura.  Untuk mencukupi semua kebutuhan sehari-hari mereka adalah dengan cara bercocok tanam atau bertani. Karena daerah ini hampil dibilang kekeringan apalagi musim kemarau, mereka kesulitan untuk bercocok tanam. Semua penduduk dilereng Gunung tugel ini beragama Islam dan tentu masih mempunyai kepercayaan terhadap leluhur mereka.

Warga Dusun Gunung Tugel, Desa Tongas Kulon, Kec. Tongas, Kab. Probolinggo ini memiliki pertunjukan yang dinamakan Ojung. "Pertunjukan ini berlangsung setiap tahun saat memasuki musim penghujan" ujar Toli salah satu warga dan peserta Ojung (09/01). Masyarakat sekitar percaya bahwa dengan adanya adat istiadat yang bernama Ojung ini dapat melancarkan datangnya hujan. Permainan Ojung adalah dengan cara memukul punggung lawan secara bergantian dengan menggunakan rotan yang keras. Luka dari pukulan yang meneteskan darah dipercaya akan menurunkan hujan. Permainan ini membutuhkan skill yang peofesional dan dipandu oleh kepala adat.

"Peserta Ojung tidak diperbolehkan memiliki rasa dendam terhadap peserta lain (lawan main), Ojung ini bukan hanya sebuah ritual kepada leluhur, namun Ojung ini adalah sebuah seni masyarakat Gunung Tugel yang harus di lestarikan" ujar Pak Si selaku kepala adat yang memandu jalannya atraksi Ojung ini (09/01).
Comments

0 komentar:

Posting Komentar